Formulasi Fitur Visual Manuskrip Arab Pegon Sunda untuk Pengembangan Sistem Handwritten Text Recognition (HTR) Berbasis Artificial Intelligence (AI)

Authors

  • Indra Sopian UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Muhammad Sigit Pramudya UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Asep Achmad Hidayat UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Dedi Supriadi UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Zulmi Ramdani Uludağ Üniversitesi

DOI:

https://doi.org/10.33656/manuskripta.v16i1.194

Keywords:

Wawacan Abdul Muluk, Filologi, Arab Pegon, Handwritten Text Recognition (HTR), Humaniora Digital, Philology, Digital Humanities

Abstract

This study examines the Sundanese Arab Pegon manuscript Wawacan Abdul Muluk through a philological approach to formulate a conceptual visual feature taxonomy framework as a foundational step for developing Artificial Intelligence (AI)-based Handwritten Text Recognition (HTR). The philological approach is employed to identify the manuscript’s condition, structural content, linguistic characteristics, and script, which are then transformed into digital parameters. The study successfully formulates six categories of conceptual visual features: paleography, text layout, script form, grapheme variation, ornamentation, and physical degradation (such as faded ink and damaged binding) that create visual noise affecting text legibility. These characteristics are analyzed as a baseline to enable AI models to accurately recognize, process, and represent Sundanese manuscripts. This synergy between philology and computational approaches contributes to the digital humanities by providing a visual feature taxonomy for future HTR application development.

===

Penelitian ini mengkaji manuskrip Arab Pegon Sunda Wawacan Abdul Muluk melalui pendekatan filologi untuk merumuskan kerangka kerja (framework) taksonomi fitur visual konseptual sebagai dasar awal pengembangan model Handwritten Text Recognition (HTR) berbasis Artificial Intelligence (AI). Pendekatan filologi digunakan untuk mengidentifikasi kondisi naskah, struktur isi, karakteristik kebahasaan, dan aksara, yang kemudian ditransformasikan menjadi parameter digital. Hasil penelitian berhasil merumuskan enam kategori fitur visual konseptual: paleografi, tata letak teks, bentuk aksara, variasi grafem, ornamen, serta degradasi fisik naskah (seperti tinta pudar dan jilid rusak) yang menjadi noise visual bagi keterbacaan teks. Karakteristik ini dianalisis sebagai landasan agar model AI mampu mengenali, memproses, dan merepresentasikan manuskrip Sunda secara akurat. Sinergi antara filologi dan pendekatan komputasional ini berkontribusi pada bidang humaniora digital dalam menyediakan taksonomi fitur visual untuk pengembangan aplikasi HTR di masa depan.

References

Al-Barham, M., dan M. Al-Hajj. 2024. “Deep Learning Architectures for Arabic Handwritten Text Recognition: A Comparative Review.” Journal of King Saud University - Computer and Information Sciences 36(2): 101–118.

Barried, Siti Baroroh, dkk. 1985. Pengantar Teori Filologi. Jakarta: CV Sandang Mas.

Darusuprapta. 1984. Naskah-naskah Nusantara Beberapa Penanganannya. Yogyakarta: Javanologi.

Djamaris, Edwar. 2002. Metode Penelitian Filologi. Jakarta: CV. Manasco.

Ekadjati, Edi S. 1992. Cara Kerja Filolog, Kumpulan Makalah. Bandung: t.p.

Endraswara, Suwardi. 2008. Metodologi Penelitian Sastra: Epistemologi, Model, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: FBS UNY.

Fathurahman, Oman. 2015. Filologi Indonesia Teori dan Metode. Jakarta: Kencana.

Fauji, S., Jamaluddin, Mujahidah, A., dan B. T. K. Adi. 2024. “Codicological Study of Dawuhan Islamic Manuscripts as Insights into Nusantara Religious Literature.” Jurnal Lektur Keagamaan dan Kehidupan Beragama 12(1).

Fauzi, A. R., I. R. Aditya, dan G. P. Erisman. 2024. “Naskah Carita Sajarah Désa Bunter: Kajian Filologis, Fungsi, dan Nilai.” Manuskripta 14(1): 33. https://doi.org/10.33656/manuskripta.v14i1.12.

Fitryansyah, M. A., dan F. N. Fauziah. 2024. “Bridging Tradition and Technology: AI in the Interpretation of Nusantara Religious Manuscripts.” Jurnal Lektur Keagamaan dan Kehidupan Beragama 22(2): 317–346.

Graves, A., dan J. Schmidhuber. 2009. “Offline Handwriting Recognition with Multidimensional Recurrent Neural Networks.” Dalam Advances in Neural Information Processing Systems (NeurIPS) 21, ed. D. Koller, D. Schuurmans, Y. Bengio, dan L. Bottou. N.p.: Curran Associates, 545–552.

Ikram, Achdiati. 1980. Filologi Nusantara. Jakarta: Pustaka Jaya.

Istiqomah, N., W. Nadhiroh, S. Zulaichah, dan S. K. W. Amnesti. 2025. “Transforming Kitab Kuning Recitation Through Digitalization in Pesantren.” Jurnal Lektur Keagamaan dan Kehidupan Beragama 23(1): 342–373.

Kahle, P., S. Colutto, G. Hackl, dan G. Mühlberger. 2019. “Transkribus—A Service Platform for Text Recognition and Historical Documents.” Dalam Proceedings of the 13th IAPR International Workshop on Document Analysis Systems (DAS), 19–24.

Kiessling, B. 2019. “Kraken: An Universal Text Recognizer for the Digital Humanities.” Dalam Digital Humanities 2019 Conference Abstracts. Utrecht: Utrecht University.

Li, M., T. Lv, L. Cui, Y. Lu, D. Florencio, C. Zhang, dan F. Wei. 2023. “TrOCR: Transformer-based Optical Character Recognition with Pre-trained Models.” Dalam Proceedings of the AAAI Conference on Artificial Intelligence 37(11): 13094–13102.

Mahmoud, S. A., I. Ahmad, W. G. Al-Khatib, M. Alshayeb, M. T. Parvez, V. Märgner, dan G. A. Fink. 2014. “KHATT: An Open Arabic Offline Handwritten Text Database.” Pattern Recognition 47(3): 1096–1112.

Parwanto, W., dan Riyani. 2023. “Codicology of the Qur'an Manuscript in Islamic Sultanate Al-Mukarramah Sintang District, West Kalimantan.” Jurnal Lektur Keagamaan 11(1): 259–288.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. n.d. Wawacan Abdul Muluk. Jakarta: Koleksi Naskah Kuno Fakultas/Lantai 9, Nomor Kode SD 195.

Robson, S. O. 1994. Prinsip-prinsip Filologi Indonesia. Jakarta: RUL.

Saefullah, A. 2020. “The Tradition of Religious Books (Kitabs) Printing: Case Study of the Production and Reproduction of Religious Books (Kitabs) in Cianjur and Sukabumi, West Java, Indonesia.” Jurnal Lektur Keagamaan dan Kehidupan Beragama 17(2): 291–320.

Safitri, R., P. F. Limbong, dan Nazarudin. 2022. “European Paper and Watermarks in the Quran Copy of Tubagus Mustofa Bakri.” Jurnal Lektur Keagamaan dan Kehidupan Beragama 20(1): 1–28.

Shi, B., X. Bai, dan C. Yao. 2016. “An End-to-End Trainable Neural Network for Image-based Sequence Recognition and Its Application to Scene Text Recognition.” IEEE Transactions on Pattern Analysis and Machine Intelligence 39(11): 2298–2304.

SundaDigi. 2025. “Pustaka Digital Budaya Sunda.” https://sundadigi.com/ (Diakses pada 31 Desember 2025).

Supriadi, Dedi. 2011. Aplikasi Metode Penelitian Filologi Terhadap Pustaka Pesantren. Bandung: Pustaka Rahmat.

Supriatna, A., A. Marhadi, S. Hayunira, dan Rasiah. 2023. “Text Reception of the Manuscript Mas’ail As-Samarqandi Written by Syeikh Abu Laits As-Samarqandi.” Jurnal Lektur Keagamaan dan Kehidupan Beragama 21(1): 189–214.

Tabroni, R., R. S. Ardekani, dan A. Yunani. 2024. “Text Mining Techniques for Analyzing Religious Moderation Discourse: Insights from Indonesian Digital Space.” Jurnal Lektur Keagamaan dan Kehidupan Beragama 22(2): 347–382.

Tjandrasasmita, Uka. 2006. Kajian Naskah-Naskah Klasik Dan Penerapannya Bagi Kajian Sejarah Islam Di Indonesia. Jakarta: Departemen Agama RI.

Wahidi, R., N. Kholis, dan A. M. Nurkhalis. 2024. “Characteristics and Preservation of the Kamus Mu'jam Al-Qur'an Manuscript: A Study of the Manuscript in the Ministry of Religious Affairs Collection.” Jurnal Lektur Keagamaan dan Kehidupan Beragama 22(1): 97–122.

Wellek, Rene, dkk. 1956. Theory of Literature. New York: Harcourt Brace & Co Publisher.

Downloads

Published

2026-07-23

How to Cite

Sopian, I., Pramudya, M. S. ., Hidayat, A. A., Supriadi, D., & Ramdani, Z. (2026). Formulasi Fitur Visual Manuskrip Arab Pegon Sunda untuk Pengembangan Sistem Handwritten Text Recognition (HTR) Berbasis Artificial Intelligence (AI). Manuskripta, 16(1). https://doi.org/10.33656/manuskripta.v16i1.194